Kijang Innova Limousin

KIJANG INNOVA LIMOUSIN

Tampaknya Toyota Kijang Innova sangat di sukai di belahan dunia manapun, bahkan di India, Innova dimodifikasi dengan gaya limusin sehingga terlihat begitu anggun. Warna putih yang sedang trendi, dengan 2 pintu penumpang belakang yang digeser sedikit kebelakang membuat penampilan Toyota Kijang Innova limusin ini menjadi lebih wah.

Panjang Innova pun bertambah sekitar 1,5 meter dari Innova standar. Sehingga, tambahan wheelbase tersebut bisa memberikan kenyamanan lebih, ketika tambahan ruang kaki dan kursi bisa Anda dapatkan ketika bepergian dengan varian ini, tanpa harus menggunakan van atau bus.

Bayangkan untuk liburan bersama keluarga dengan Toyota Innova, mungkin Innova Limousin ini bisa memberikan daya tampung serta kenyamanan yang lebih?

source : http://www.revolutioners.com

Mesin Diesel Kijang Innova (part1)

PERHATIAN KHUSUS MESIN DIESEL KIJANG INNOVA










Pada Kijang Innova, turbocharger hanya digunakan pada mesin diesel. Tugas turbo, menyedot udara dengan paksa ke dalam mesin. Dengan cara ini pula, efisiensi kerja mesin jadi lebih baik dibandingkan bila hanya mengandalkan pemasukkan secara alamiah. Mesin tak hanya lebih irit, juga makin responsif.

Meski begitu, turbocharger juga memerlukan perhatian khusus. Mulai dari jadwal pergantian oli dan fiternya, filter udara yang teratur sampai cara mematikan mesin.
Stasioner Sebentar. Pada mesin yang dilengkap turbo, setelah bekerja keras dalam waktu lama atau dikebut habis, mesin tidak boleh langsung dimatikan. Kalau hal tersebut sering dilakukan, bagian yang rusak pertama adalah turbocharger. Harga komponen ini cukup mahal! Belum lagi ongkos pasangnya!

Cara terbaik mencegah turbo jebol adalah dengan mematikan mesin sesuai dengan kondisi operasionalnya. Untuk Kijang Innova diesel, rekomendasi Toyota untuk mematikan mesin adalah sebagai berikut.

Kondisi
Kecepatan
Waktu
Normal & Dalam kota

Tidak perlu
Kecepatan tinggi terus menerus
Di bawah 80 km/jam
20 detik
Di bawah 100 km/jam
1 menit
Menanjak di pergunungan
Di atas 100 km/jam
2 menit
 
Pertanyaan yang bisa muncul, mengapa mesin turbo diesel harus mendapatkan perlakukan khusus? Jawabannya, karena turbo bekerja pada putaran lebih tinggi, lebih tinggi dari mesin. Kalau mesin diesel putaran maksimalnya 5.000 rpm, turbo berkisar 60.000 rpm bahkan sampai 100.000 rpm. Pada putaran tinggi tersebut, turbo memerlukan pelumasan yang lebih baik dibandingkan saat langsam.

Dan yang pasti, kalau mesin tiba-tiba atau mesin langsung dimatikan, bantalan atau bearing turbo tidak akan memperoleh pelumasan. Pasalnya, mesin mati, pompa oli istirahat. Turbo tidak lagi mendapatkan pasokan oli. Nah, bisa dibayang, ketika turbo masih bekerja pada putaran tinggi, mesin mati, pasokan oli terhenti. Karena keseringan, turbo akhirnya jebol.

Buat mesin dengan turbo, tak hanya cara mematikan yang perlu diperhatikan, jadwal pergantian oli dan kualitasnya juga mesti mengikut aturan yang telah ditentukan.
Ganti Oli. Menurut Toyota, untuk kondisi jalan berdebu, khusus untuk mesin diesel Innova oli sudah harus diganti setiap 2.500 km atau 3 bulan. Padahal normalnya setiap 5.000 km atau 6 bulan. Hal yang sama juga berlaku buat filter oli, diganti setiap 5.000 km atau 6 bulan.

Untuk mencegah mesin langsung dimatikan, ada produsen menambahkan timer. Dengan alat ini, kendati kunci kontak sudah coba atu “OFF”, mesin akan tetap hidup beberapa saat.

Tak kalah penting, untuk mesin turbo yang digunakan di daerah berdebu, misalnya pertambangan, pemeriksaan dan pergantian saringan dipercepat. Pemeriksaan dan pembersihan dilakukan setiap 2.500 km atau 3 bulan. Malah, kalau debunya banyak sekali, langkah terbaik adalah menyediakan filter udara cadangan. Jadi tak ribet membersihkannnya ke bengkel!
 source : kompas



Diesel Engine Kijang Innova

Double Job For Diesel engine kijang Innova






Bahan bakar pada mesin diesel Kijang Innova tidak tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi. Solar atau diesel juga ditugaskan melumasi komponen vital mesin, yaitu pompa pasokan bahan bakar (supply pump) dan injektor. Tepatnya, bahan bakar ini berfungsi rangkap.

Pompa pasokan solar dan injektor—pada mesin common rail—bekerja pada tekanan dan tingkat presisi yang sangat tinggi. Karena itu, penting sekali menjaga kebersihan filter solar. Begitu juga penggantiannya secara tepat waktu.

Filter solar digunakan untuk mencegah kotoran agar tidak sampai masuk ke dalam pompa pasokan bahan bakar dan injektor. Karena itulah, setelah kendaraan digunakan beberapa lama, kotoran akan menumpuk pada saringan. Kalau dibiarkan akan memengaruhi kelancaran aliran solar ke pompa. Untuk itu, saringan solar harus diganti secara reguler.

Pada Kijang Innova, penggantian saringan tidak ditentukan berdasarkan waktu penggunaan kendaraan atau jarak tempuh. Namun, itu ditandai dengan lampu indikator atau peringatan yang ada di panel instrumen atau meter kombinasi.

Untuk itu, penting sekali memerhatikan tanda peringatan saringan solar pada meter kombinasi yang ditandai dengan gambar dispenser pompa pengisian bahan bakar dan titik-titik.

Jika lampu hidup, berarti sistem saringan mengalami gangguan atau banyak kotoran menumpuk di dalamnya. Kalau sudah begini, elemen saringan mesti diganti. Selanjutnya, kalau indikator itu berkedip-kedip, tandanya air pada sedimenter sudah penuh dan harus dibuang.

Dikerjakan sendiri
Membuang air pada sedimenter atau mengganti elemen saringan solar bisa dilakukan sendiri. Saringan solar dan sedimenter bersatu dengan prime pump atau pompa tangan pada sistem pasokan bahan bakar. Saringan ini dilengkapi pula dengan sensor atau saklar yang mengirimkan sinyal ke komputer mesin dan kemudian diteruskan indikator yang berada di meter kombinasi.

source : kompas

Tab 1.2
Tab 1.3
Submit your site to Google Search
Submit your site to Yahoo
Submit your site to MSN

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Aandfx | Edited by | Black Neon Template